rss

Rabu, 25 Mei 2011

Asy-Syaafi, Allah yang Maha Penyembuh (Bagian 1)

بسم الله الرحمن الرحيم

Dasar Penetapan

Nama Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Mahaagung ini disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih. Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu membacakan doa perlindungan kepada salah seorang (anggota) keluarga beliau (dengan) mengusapkan tangan kanan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau membaca (doa),

« اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ ، اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِى ، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا »
Ya Allah Rabb (pencipta dan pelindung) semua manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah, Engkau adalah asy-Syaafi (Yang Maha Penyembuh), tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan (dari)-Mu, kesembukan yang tidak meninggalkan penyakit (lain).” (Hadits shahih riwayat al-Bukhari, no. 5311 dan Muslim, no. 2191).
Juga dalam hadits shahih yang lain, dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu tentang ruqyah (doa/ zikir perlindungan) yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Anas radhiallahu ‘anhu menyebutkan doa yang mirip dengan doa di atas.
Berdasarkan hadits-hadits ini, para ulama menetapkan nama asy-Syaafi (Yang Maha Penyembuh) sebagai salah satu dari nama-nama Allah Ta’ala yang Mahaindah, seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (dalam kitab Majmuu’ul Fataawa, 2/380),  Imam Ibnul Qayyim (dalam kitab Zaadul Ma’aad, 4/172), Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin (dalam  kitab Al-Qawaa-idul Mutsla, hal. 42), Syaikh ‘Abdur Razzak al-Badr (dalam kitab Fiqhul Asma-il Husna, hal. 287) dan lain-lain.


Makna Nama Allah Subhanahu wa Ta’ala Asy-Syaafi



Imam Ibnul Atsir menjelaskan, bahwa asal kata nama ini secara bahasa berarti lepas (sembuh) dari penyakit (kitab An-Nihayah fi Ghariibil Hadits wal Atsar, 2/1189).
Sedangkan Imam Fairuz Abadi menjelaskan, bahwa arti asal kata nama ini (asy-syifa’) adalah obat penyembuh (Kitab Al-Qamuusul Muhiith, hal. 1677).
Sementara Al-Haliimi menjelaskan, bahwa maknanya secara bahasa adalah menghilangkan sesuatu yang menyakiti atau merusak pada badan manusia (Kitab Al-Minhaaj fi Syu’abil Iimaan, 1/209).
Maka, nama Allah Ta’ala Asy-Syaafi berarti Yang Maha Menyembuhkan segala penyakit lahir, maupun batin. Dialah yang menyembuhkan hati manusia dari berbagai syubhat (kerancuan/ kesalahpahaman dalam memahami Islam), ketidakyakinan, iri, dengki dan penyakit-penyakit hati lainnya, serta menyembuhkan badan manusia dari berbagai macam penyakit dan kerusakan. Tidak ada satupun yang mampu melakukan semua itu kecuali Allah ‘Azza wa Jalla semata, maka tidak ada kesembuhan penyakit selain kesembuhan dari-Nya dan tidak ada Asy-Syaafi (yang Maha Penyembuh) kecuali Dia Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana ucapan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang dinukil dalam al-Qur’an,
{وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ}
Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’araa’: 80).
Artinya: jika aku ditimpa suatu penyakit, maka tidak ada satupun yang mampu menyembuhkanku selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan sebab-sebab yang ditetapkan-Nya membawa kesembuhan bagiku (Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir, 3/450).
Dan makna inilah yang diisyaratkan dalam doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas, “Tidak ada kesembuhan, kecuali kesembuhan (dari)-Mu.” (Lihat kitab Fiqhul Asma-il Husna, hal. 287).

_____________
Bersambung insya Allah
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, M.A.
Artikel www.manisnyaiman.com

0 komentar:


Posting Komentar